Site and learn your application

Selasa, 29 April 2014

Kampung Wae Rebo (Negeri Diatas Awan)

Indo Amaterasu
Kampung Wae Rebo
Kampung Wae Rebo


Salah satu peninggalan budaya Nusantara yang tidak boleh dilewatkan yaitu kampung Wae Rebo atau disebut Negeri Diatas Awan. Disebut Negeri diatas awan karena letaknya diatas bukit dan selalu dikeilingi kabut. Kampung ini banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara, seperti Belanda, Ingris, Swedia, Australia, dan Amerika Serikat. Penduduk setempat mengatakan, pernah ada turis dari Swedia yang tinggal selama 3 tahun melakukan penelitian dikampung Wae Rebo dan sudah dianggap sebagai keluarga. Peneliti tersebut menguasai 100% bahasa Manggarai, mengenal budaya Wae Rebo, dan menulis kamus bahasa Manggarai -Inggris.

Perjalanan menuju kekampung Wae Rebo ditempuh kurang lebih 4-5 jam dengan jalan kaki sejauh 10 km. Bila dari Ruteng anda bisa naik Otto dari terminal Mena - menuju ke Kampung Denge (kampung Denge adalah kampung pemberhentian terakir menuju ke Wae Rebo). Jalan kekampung Wae Rebo tidak bisa dilewati kendaraan, lebarnya jalannya kurang dari 1 m, jadi harus dengan jalan kaki yang mendaki dan terjal. Dimusim hujan anda wajib memakai sepatu Bot, jalanya sangat licin, dikanan kiri jalan jurang dan tebing, banyak juga dijumpai lintah disepanjang jalan jadi harus berhati-hati.

Perjalanan menuju kampung Wae Rebo
Perjalanan menuju kampung Wae Rebo 

Sepanjang perjalanan tidak Saya jumpai samaph non organik (seperti plastik, bungkus makanan yang terbuat dari plastik) yang ada sampah organik dari dedaunan. Kedatangan turis asing ternyata membawa perubahan yang sangat berarti dalam hal kebersihan, beberapa turis yang datang ke kampung Wae Rebo apabila menjumpai sampah dijalan mereka lapor ke ketua adat.

Perjalanan menuju kampung Wae Rebo 2
Perjalanan menuju kampung Wae Rebo 2

Untuk memudahkan perjalan sebaiknya anda menyewa Guide, karena anda tidak perlu lagi memikirkan persembahan upcara adat, tempat tidur, dan bahkan makanan bisa memilih sendiri (terutama bagi yang muslim) untuk menghindari makanan haram. Mencari Guide sangat mudah, tinggal tanya sama penduduk yang ada dikampung Denge, mereka sudah mengerti.

Rasa capek sepanjang perjalanan akan terbayar lunas ketika anda sudah sampai dikampung Wae Rebo, anda akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

Kepolosan anak-anak Wae Rebo
Kepolosan anak-anak Wae Rebo

Sebelumnya tak terpikirkan sama sekali Saya bisa sampai disini, karena asal Saya Malang, Jawa Timur dan kebetulan medapatkan tugas dari pemerintah untuk mengajar didaerah terpencil dan ditugaskan di Kecamatan Satarmese Barat, kecamatan letak kampung Wae Rebo. Waktu itu Saya mendampingi murit-murit SMP Negeri 7 Satarmese Barat mengadakan kegiatan persami pramuka dikampung Wae Rebo.