Site and learn your application

Senin, 05 Mei 2014

Asal Usul Hari Raya Ketupat (Kupatan)

Indo Amaterasu
Asal Usul Hari Raya Ketupat (Kupatan)
 Tahukah Anda setiap momen lebaran Idhul Fitri, satu minggu setelah hari kemenangan ada yang namanya hari raya ketupan (kupatan),  bagi sebagian besar msyararakat Indonesia belum tahu asalnya dari mana. Hari raya Kupatan berasal dari kecamatan Durenan, kabupaten Trenggalek, didaerah ini hari raya pertama (1 Muharam) sangat sepi, justru perayaan hari raya Idhul Fitri ramai pada hari ke tuju (hari raya Kupatan).

Sebenarnya yang mengenalkan tradisi ketupat adalah Sunan Kalijaga, belilau mengajarkan masyarakat mengenalkan tradisi Ketupat dihari tuju lebaran (seminggu). Tradisi Ketupat sangat kuat dan mengakar di Trenggalek, meskipun didaerah lain juga ada. Menurut istilah Jawa Ketupat berasal dari kata Ngaku Lepat dalam bahasa Indonesia artinya memaafkan dan meminta maaf.

Ketupat terbuat dari beras yang dimasukkan kedalam Kupat yang terbuat dari Janur Kuning (daun kelapa yang masih muda) yang dianyam bentuk jajar genjang, kemudian direbus sampai matang. Namum dalam penyajiannya saat lebaran Ketupat ditemani makanan tambahan seperti sayur lodeh, opor ayam, sate, dan bahkan sate kambing atau sapi.

Bila Anda penasaran ingin merasakan momen hari raya Ketupat silahkan datang ke Trengaglek, meskipun Anda tidak mempunyai saudara atau teman yang ingin dikunjungi, tidak usah merasa bingung, tinggal berhenti dan mampir dirumah salah satu warga pasti dikasih makan Ketupat. Mereka setiap perayaan hari Ketupat, menyediakan Ketupat danlauk yang sangat banyak, jadi misalnya Anda membawa pasukan Kurawa pasti kebagian hehe.


0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish