Site and learn your application

Minggu, 29 Juni 2014

Kode L (Lolipop) Untuk Nama OS Android 4.5

Indo Amaterasu
Kode L (Lolipop) Untuk Nama OS Android 4.5 1
Ada beberapa Versi  yang selalu jadi update OS ini, jadi untuk kesempurnaan dan performa sangat tergantung dari versi apa yang digunakan dan semakin tinggi tingkat versi android semakin baik kinerjanya. Android selalu menggunakan kode makanan dan minuman untuk menamai setiap versi operaring systemnya, pemberian nama tidak sembarangan tetapi menariknya mengikuti urutan huruf abjad mulai A sampai yang terakhir K.

Sampai saat ini bulan Juni 2014 ponsel pintar banyak yang memakai OS Jelly Bean dan Kitkat. Lalu apa nama kode OS Android berikutnya ? perlu diketahui kode selanjutnya adalah huruf L, jadi namanya makanan yang depannya huruf L. Pada hari Kamis, 26 Juni 2014 pihak Google mengenalkan OS Android dengan kodel L yaitu Lolipop. Nama ini seperti persis nama permen Lolipop.

Apa saja keunggulan Android L dibanding dengan Android 4.4 KitKat? Wakil Presiden Google untuk Android, Chrome, dan Aplikasi, Sundar Pichai, pada acara Google I/O, di San Fransisco, memberikan sedikit bocoran mengenai Android L. Dia menyebutkan adanya perubahan utama pada tampilan antar-muka (user interface). Dilansir dari Tempo, Google I/O merupakan perhelatan para pengembang aplikasi digital, di mana Google bertindak sebagai tuan rumah. Lewat ajang ini pula, pengembang berkesempatan mencoba Android L secara eksklusif.

Pichai melanjutkan, perubahan tersebut mengacu pada konsep baru yang disebut »Material Design”. Perubahan ini dijanjikan akan sangat berbeda, terutama jika dibandingkan dengan Android 4.0 atau Ice Cream Sandwich yang diluncurkan pada 2011. Android L memiliki tampilan sederhana dan warna lembut pada bagian tepinya. Tampilan tersebut juga akan menyesuaikan dengan ukuran perangkat yang digunakan, terlebih saat mengakses peramban Chrome dan layanan Google.

Desain baru tersebut juga bakal dipercantik dengan efek animasi. Animasi yang muncul bukan hanya ada di aplikasi, tetapi juga bisa dinikmati di antar-aplikasi. Contohnya, jika Anda ingin melihat foto lewat menu galeri, Anda juga bisa membukanya lewat aplikasi penyuntingan foto buatan pihak ketiga. Adapun pengembang juga diizinkan untuk menambahkan efek visual.





0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish