Site and learn your application

Senin, 21 Juli 2014

Hubungan antara Lokus kendali dan Kematangan Karier Siswa MAN Malang 1

Indo Amaterasu
Prima, Ameylia. 2010. Hubungan antara Lokus kendali dan Kematangan Karier Siswa MAN Malang 1. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Andi Mappiare AT, M.Pd (II) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd.

Kata Kunci : lokus kendali, kematangan karier

Kematangan karier berperan penting dalam pengambilan keputusan pilihan pekerjaan atau pendidikan lanjutan yang mempersiapkan seseorang untuk suatu pekerjaan tertentu secara realistik. Namun, tidak jarang siswa Madrasah Aliyah yang saat ini mempunyai tugas perkembangan mencapai kematangan dalam pilihan karier masih terbatas pengetahuannya mengenai kematangan karier itu sendiri. Oleh karena itu, perlu adanya suatu pengukuran untuk mengetahui sejauhmana kematangan karier siswa dan sifat kepribadian yang dapat mempengaruhi kematangan karier tersebut.

Lokus kendali yang mengarah pada anggapan individu tentang kendali dirinya terhadap peristiwa dalam hidupnya, yang cenderung internal atau eksternal merupakan salah satu variabel yang perlu diteliti sebagai salah satu variabel yang mempengaruhi kematangan karier. Siswa yang mempunyai lokus kendali internal lebih mandiri dalam pemilihan karier, karena siswa tersebut berusaha sendiri dengan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai apa yang diinginkan. Sebaliknya, siswa dengan lokus kendali eksternal lebih menyerahkan keputusan kariernya pada nasib/keberuntungan dan kekuatan lain di luar dirinya. Bertitik tolak dari latar belakang di atas, penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan variasi lokus kendali, (2) mendeskripsikan variasi kematangan karier, (3) mengetahui korelasi atau hubungan antara lokus kendali dan kematangan karier siswa MAN Malang 1.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI regular MAN Malang 1, yang berjumlah 207 siswa. Sedangkan yang digunakan sebagai sampel penelitian berjumlah 72 siswa berdasarkan pada teknik cluster sample yang dilakukan secara acak untuk tiap jurusan kelas XI di MAN Malang 1. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala lokus kendali dan skala kematangan karier. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara lokus kendali dan kematangan karier pada siswa kelas XI MAN Malang 1.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) secara umum siswa MAN Malang 1 mempunyai variasi lokus kendali agak internal yang lebih banyak jika dibanding dengan variasi sangat internal lokus kendali, agak eksternal lokus kendali dan sangat eksternal lokus kendali, (2) secara umum siswa MAN Malang 1 mempunyai variasi matang karier yang lebih banyak jika dibanding dengan variasi sangat matang karier, kurang matang karier dan belum matang karier, (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara lokus kendali dan kematangan karier pada siswa MAN Malang 1. Hal ini berarti makin internal lokus kendali yang dimiliki siswa, akan makin tinggi kematangan karier siswa tersebut. Sebaliknya, makin eksternal lokus kendali siswa atau makin rendah lokus kendali internal siswa, akan makin rendah kematangan karier siswa tersebut.

Dari hasil penelitian ini, maka disarankan kepada para siswa untuk terus mengembangkan lokus kendali internal, demi mendukung pencapaian kematangan kariernya. Konselor diharapkan membantu kematangan karier siswa secara optimal dengan mengembangkan materi bimbingan karier dan lokus kendali internal yang dimiliki siswa. Pihak sekolah juga perlu mendukung pelaksanaan layanan bimbingan karier. Sedangkan orang tua hendaknya dapat memberikan kebebasan yang terarah kepada anak dalam pemilihan kariernya.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish