Site and learn your application

Jumat, 08 Agustus 2014

Pesawat Tempur IFX/ KFX Poyek Kerjasama Indonesia Korea Selatan

Indo Amaterasu
Pesawat Tempur IFX/ KFX Poyek Kerjasama Indonesia Korea Selatan 1
Sebentar lagi Indonesia akan mempunyai pesawat tempur siluman sekelas F16 dan Shukoi, pesawat tempur ini adalah hasil kerja sama Indonesia dan Korea Selatan. Pembiayaan riset pengembangan IFX atau KFX 20% dari pemerintah Indonesia, 60%  pemerintah Korea Selatan, dan 20% dari hasil untung Korean National Airlines.

Pemberian nama pesawat dibedakan menjadi dua macam tergantung dengan kode negara, kode IFX Indonesia Fighter dan KFX Korean Fighter. Pesawat tempur IFX/ KFX dibangun mulai enol, dan sangat hati-hati membuat desain body dan mesin. Insinyur Korea Selatan dan Indonesia pada awalnya mempunyai masalah tentang penggunaan mesin di jet tempur ini. Perdebatan menggunakan satu atau dua mesin akhirnya terpecahkan,  kedua belah pihak menyepakati menggunakan dua mesin layaknya Shukoi milik Rusia.
Pesawat Tempur IFX/ KFX Poyek Kerjasama Indonesia Korea Selatan 2
Prototipe Jet Tempur IFX/ KFX

Dengan menggunakan dua mesin diharapkan peswat tempur IFX/ KFX mampu membawa jumlah peluru yang cukup banyak, peluru kendali diletakkan di bawah mesin dan tertutup body pesawat dengan tujuan teknologi silumannya tetap aktif. Dijadwalkan pada tahun 2015 prototipe pesawat tempur IFX/ KFX sudah siap diuji ke publik. Hasil kerjasama ini nanti pada tahun 2015 Indonesia akan mendapatkan 50 pesawat tempur IFX/ KFX buatan sendiri dengan kerjasama Korea Selatan.
Pesawat Tempur IFX/ KFX Poyek Kerjasama Indonesia Korea Selatan 3
KFX Indonesian Variant
Pesawat Tempur IFX/ KFX Poyek Kerjasama Indonesia Korea Selatan 4
Desain letak peluru kendali Jet Tempur IFX/ KFX

Seperti diberitakan berbagai media nasional, konfirmasi tentang kelanjutan program pembuatan front-liner jet fighter Korea-Indonesia diterima Kementerian Pertahanan RI pada 3 Januari 2014. Pemberitahuan ini selanjutnya diumumkan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro kepada wartawan, Rabu, 8 Januari 2014, di sela-sela Rapim Kemenhan di Jakarta. Penjelasan disampaikan terkait paparan rencana pengadaan alut sista dalam Renstra II, 2015-2019.

Pemerintah Indonesia berharap proyek pembuatan jet tempur generasi 4,5 itu bisa terlaksana karena bakal jadi rujukan program alih teknologi untuk melepas ketergantungan dari negara lain. Selain IFX KFX, Indonesia juga tengah mengejar program pembuatan kapal selam, kapal perang, propelan, roket, dan tank ukuran medium. Untuk kapal selam, Indonesia juga menjalin kerjasama dengan negara yang sama.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish