Site and learn your application

Minggu, 14 September 2014

Sumpah BISMA Tidak Menikah Demi Mempertahankan Dinasti Kuru

Indo Amaterasu
Krishna mengeluarkan Cakra Baskara Untuk Membunug Bisma
Bisma adalah paman keluarga Pandawa dan Kurawa, beliau mempunyai kedudukan yang tinggi di Hastinapura sebagai senapati perang. Hanya Bisma yang mampu memerintahkan pasukan Hastinapura untuk berperang. Sebenarnya Bisma tidak suka dengan tingkah Duryudana yang serakah dan penuh kemunafikan, namun beliau telah bersumpah untuk mempertahankan dinasti Kuru seumur hidupnya.

Berkat hasutan Sangkuni kepada Raja Hastinapura prabu Destrarastra, menyuruh bilang kepada Bisma untuk selalu memihak Kurawa. Dalam perang Kurukshetra Bisma berada dipihak Kurawa, dan setengah hati bertempur melawan Pandawa.

Pada masa mudanya Bisma telah bersumpah tidak menikah seumur hidupnya, agar tidak mempunyai keturunan. Bisma sadar betul akan keturunannya seandainya menikah pasti berlomba memperebutkan tahta Hastinapura. Bisma pernah menolak lamaran Dewi Amba mentah-mentah, Dewi Amba berjalan mendekat kepada Bisma, namun Bisma menakut-nakuti dan mengusirnya dengan menarik panahnya. Karena grogi, Bisma melepaskan anak panahnya tanpa sengaja dan membunuh Dewai Amba.

Setelah kematian Dewi Amba, beliau reingkarnasi lahir kembali ke Bumi sebagai Srikandi. Selama hidupnya Srikandi mempunyai satu tujuan yaitu membunuh Bisma. Srikandi sebenarnya seorang perempuan, namun beliau di didik dengan standar laki-laki, jadi karakter dan perwatakannya seperti laki-laki.

Bisma menyesali perbuatannya dengan membunuh Dewi Amba secara tidak sengaja, dan sadar kematiannya nanti ada di tangan Srikandi (penjelmaan Dewi Amba). Bisma termasuk tokoh pewayangan yang dianugrahi dapat memilih kematiannya sendiri.

Dalam perang Kurukshetra, Bisma tidak berdaya ketika melihat Srikandi maju dalam bertempuran. Beliau juga bersumpah tidak mengangkat senjata melawan perempuan. Tentara perempuan dalam perang Kurukshetra hanyalah Srikandi. Berkat anjuran Krishna, menyuruh arjuna untuk memanfaat kesempatan tersebut. Akhirnya Arjuna menarik busur Gandiwa dan mengarahkan kepada pamannya Bisma yang lunglai tidak semangat melawan Srikandi.

Konon cerintanya meskipun terkena panah Arjuna, Bisma tidak langsung mati. Beliau juga menyaksikan kematian 100 kurawa dan kematian seluruh putra Pandawa, dan akhirnya memutuskan untuk berdoa meninggalkan kehidupan duniawi.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish