Site and learn your application

Minggu, 15 Februari 2015

Cara Merawat Baterai Ponsel Yang Menyatu Dengan Body (Baterai Tanam)

Indo Amaterasu
Sekarang ini semua ponsel kelas atas yang tahan air gan goncangan pasti baterainya tidak bisa dilepas atau memang dibikin menyau dengan body casing ponsel. Sebenernya bisa dilepas namuan harus melepas dulu semuda casing yang ada ponsel tersebut. Lalu bagaimana cara merawat baterainya? tentunya ponsel yang menggunakan baterai mudah dilepas dan dipasang segi perawatannya lebih mudah.
Baterai Tanam

Sebenarnya sama saja baik baterai tanam maupun yang bisa dicopot untuk menjadi bocor. Bedanya untuk baterai tanam, seringkali bahan pembungkusnya terbuat dari plastik yang lebih tersegel dibanding bahan metal yang menjadi pelindung baterai yang bisa dicopot. Sehingga jika terjadi bocor, pada baterai tanam yang menggunakan pembungkus plastik ini, cairan kimia baterai jarang merembes.

Kebanyakan baterai smartphone waktu rusak terlihat dari ciri-ciri baterai yang menjadi kembung. Baterai menjadi kembung karena gas yang dihasilkan dari proses oksidasi elektrokimia pada elektrolit baterai. Hal ini disebabkan biasanya karena over charging, atau kondisi suhu baterai yang terlalu panas. Atau bisa jadi juga karena baterai yang pembuatannya tidak sempurna.

Tips merawat baterai tanam yang menyatu dengan body ponsel:
  1. Gunakan selalu charger yang sesuai dengan standar yang disarankan smartphone, charger asli original adalah yang terbaik.
  2. Hindari memakai baterai sampai benar-benar habis, jika dibiasakan umur baterai akan pendek.
  3. Hindari over charging, dimana device di-charge terlalu lama. Walaupun device sekarang sudah memiliki pemutus arus ketika device sudah ter-charge penuh, membiarkannya belasan jam terkoneksi ke charger tidak disarankan.
  4. Jangan biarkan device berada di suhu udara yang terlampau panas, misalnya lama terjemur di dashboard mobil.
  5. Jika device akan disimpan dalam waktu yang lama dan tidak digunakan, charge lah sekitar 50%, matikan, dan ulangi pengisian tersebut setiap 2-3 minggu.
  6. Jika sering menggunakan power bank atau sering melakukan charging pendek tanpa penuh, sebaiknya setidaknya seminggu sekali device harus di-charge dengan charger bawaannya sampai penuh.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish