Site and learn your application

Jumat, 20 Februari 2015

Keindahan Wisata Pulau Kalong (Kelelawar) Disekitar Taman Nasional Komodo

Indo Amaterasu
Pulau Kalong merupakan salah satu pulau kecil di Taman Nasional Komodo (TNK). Pulau ini terletak di antara pulau Rinca dan pulau Papagarang. Masyarakat menyebutnya pulau Kalong lantaran di pulau yang diintari oleh hutan bakau ini dihuni jutaan burung kalong. Pulau kalong dapat ditempuh sekitar 35 menit dengan speedboath darikota Labuan Bajo dan merupakan salah satu obyek wisata terkenal yang sangat diminati oleh wisatawan mancanegara.

Pulau yang memiliki luas tidak lebih dari 5 hektar itu, saban hari ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Mereka datang untuk melihat jutaan burung kalong yang bergelantungan di atas pepohonan bakau. Sebuah pemandangan yang sangat memukau. Para wisatawan mengaku senang berada di pulau itu terutama pada hari menjelang malam.
Pulau Kalong pada sore hari
Pulau Kalong pada sore hari

Biasanya, ketika menjelang matahari terbenam sekitar pkl. 18.00 sore, jutaan burung kalong akan keluar dari sarangnya dan terbang di atas langit biru. Secara berkelompok burung-burung kalong itu akan terbang meninggalkan “rumah” mereka hingga baru kembali pada keesokan harinya. Para pengunjung dapat menyaksikan “kebiasaan” burung-burung itu pada setiap sore hari atau pada pagi hari ketika burung-burung itu kembali lagi ke “rumah” mereka. Pengunjung dapat menikmati kejadian unik nan pesona tersebut di atas kapal atau perahu motor. Pasalnya, di pulau ini tidak ada dermaga atau pelabuhan. Pengunjung hanya boleh berlabuh di tengah laut di sekitar pulau Kalong sambil menikmati indahnya panorama alam.

Menurut penuturan sejumlah guide, sampai kini belum diketahui secara pasti ke mana jutaan burung kalong itu akan pergi dan berlabuh untuk mencari makan. “Kita tidak tahu pasti ke mana jutaan burung kalong itu pergi dan mencari makan. Tetapi yang pasti, setiap sore hari tepatnya menjelang mata hari terbenam, burung-burung itu akan terbang keluar pergi kea rah timur dan baru akan kembali esok pagi,” ujar Ardianus, seorang guide yang mengaku sering menemani para turis melancong ke lokasi itu.
Pulau Kalong pada siang hari
Pulau Kalong pada siang hari

Ia mengaku, banyak wisatawan mancanegara sangat terkesan dan menikmati keunikan alam dan burung-burung itu. Biasanya, para wisatawan berangkat ke pulau itu pada siang hari. Di pulau itu terkadang para wisatawan melakukan snorkeling atau diving sambil menanti datangnya malam, saat burung-burung kalong itu hendak terbang keluar dari peristirahatan mereka. Setelah menyaksikan burung kalong, para wisatawan juga akan melanjutkan perjalanan ke Loh Buaya di pulau Rinca atau ke pulau Komodo untuk melihat binatang purba komodo.

Perairan di sekitar pulau Kalong sendiri terkenal tenang dan cukup cocok untuk kegiatan snorkling maupun diving lantaran alam bawah lautnya yang indah. Di lokasi ini, terumbu karang masih cukup terawat baik sehingga menjadi tempat tinggal berbagai jenis ikan. Aktivitas nelayan memang dikurangi karena merupakan bagian dari daerah konservasi.

Warga setempat meyakini pulau Kalong merupakan habitan asli burung Kalong sehingga harus dijaga kelestariannya. Tidak heran jika di pulau ini dilarang keras menebang kayu bakau atau menangkap ikan dengan cara-cara yang tak ramah lingkungan. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hutan bakau dan burung kalong, membuat masyarakat setempat dan para pengunjung selalu menjaga dan melestarikannya dari dulu sampai sekarang.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish