Site and learn your application

Minggu, 12 Juli 2015

Prosesor IBM Z196, Prosesor Tercepat di Dunia

Indo Amaterasu
IBM adalah pemain lama dunia komputer, meskipun IBM telah dibeli Lenono namun bisnisnya masih terpisah dan hanya di bawah pengawasan Lenovo. Pengalamannya dibidang komputer tak dirgaukan lagi. Perlu Anda tahu bahwa jenis prosesor di muka bumi ini bukan hanya AMD dan INTEL saja, namu Proseosr IBM juga ada. Prosesor IBM termasuk prosesor elite, karena jarang ada dipasaran Indonesia dan hanya tersedia untuk kelas enterprise.
Prosesor IBM Z196, Prosesor Tercepat di Dunia

Akhir-akhir ini IBM telah mengenalkan prosesor terbarunya dengan kode Z196. IBM yakin bahawa prosesor ini tercepat di dunia yang bisa berkerja dengan kecepatan clock hingga 5,2 GHz. Prosesor Z196 tak memerlukan bantuan nitrogen cair untuk pendinginannya. Prosesor empat inti ini menggunakan teknologi pemrosesan 45 nanometer, memuat hingga 1,4 miliar transistor di dalam penampang seluas 512 mm persegi. Meskipun memiliki clock speed hingga 5,2 prosesor ini tetap dingin.

Sebelumnya, AMD Phenom II X6 memiliki kecepatan clock hingga 3 GHz. Intel Core 2 Duo E8700 bekerja pada kecepatan 3,5GHz. Bahkan, Tom's Hardware sempat membesut proyek prosesor berkecepatan clock 5 GHz, dengan sistem pendinginan nitrogen cair.

Prosesor Z196 diklaim bisa menangani lebih dari 50 miliar instruksi komputeasi per detik. Prosesor dari kelas zEnterprise ini kabarnya telah memakan dana investasi lebih dari US$1,5 miliar. Seperti dikutip dari situs TechIT, departemen riset IBM telah berkolaborasi dengan beberapa kliennya selama 3 tahun untuk mewujudkan terciptanya proseseor ini.

Namun, prosesor ini tentu saja tidak akan kita jumpai pada laptop game Alienware atau laptop-laptop konsumer lain, karena prosesor ini hanya akan hadir pada komputer mainframe yang digunakan oleh klien besar seperti bank, perusahaan telco, maupun industri manufaktur.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish