Site and learn your application

Senin, 06 Juli 2015

Tips Mengenali iPhone Rekondisi

Indo Amaterasu
Apple memang terkenal dengan produknya yang mewah dan berkelas termasuk smartphone iPhone yang diminati oleh banyak pengguna baik remaja ataupun orang tua, baik kalangan bawah ataupun kalangan atas banyak yang ingin memiliki iPhone, sehingga banyak bermunculan iPhone palsu atau supercopy/ kingcopy dipasaran guna mengelabui para konsumen dengan iming2 harga murah, Setelah banyaknya iPhone palsu, sekarang makin banyak beredar iPhone rekondisi.

Dikutip dari MakeMac iPhone rekondisi adalah iPhone yang sudah rusak atau ditarik Apple untuk dihancurkan. “Bangkai” itu coba dihidupkan dengan cara memberikan baterai baru, layar baru dan membungkusnya ulang bahkan dengan iming-iming garansi.

Intinya ini memang perangkat iPhone (bukan imitasi dengan sistem operasi abal-abal) – bisa diinstal iOS dan mengunduh aplikasi dari App Store. Namun kelemahannya adalah kualitas perangkat keras yang sangat dipertanyakan. Nah untuk menghindari hal tersebut mari kita simak tips dibawah ini.

1. Cek kejanggalan iPhone rekondisi
Cek kejanggalan iPhone rekondisi

Langkah paling sederhana adalah melihat tampilan secara langsung. Mulai dari kemasan, unit itu sendiri hingga aksesoris seperti kabel data dan USB power bawaan. Alangkah lebih baik lagi jika kalian bisa mengecek baterainya – apakah sudah rusak atau bocor. kemasan dari perangkat rekondisi ini memiliki kualitas sangat rendah. Bahkan beberapa diantaranya terkesan asal-asalan. Contohnya adalah kemasan perangkat iPhone 4 yang menampilkan gambar perangkat dengan sistem operasi iOS 7 – sebuah hal yang sangat salah karena iPhone 4 direlease pertama kali dengan iOS 4.

2. Memahami waktu release iPhone
Memahami waktu release iPhone

Selama 7 tahun ke belakang, Apple selalu merelease iPhone baru dan menyudahi (discontinue) versi sebelumnya pada tahun berikutnya atau maksimal dua tahun. Ambil contoh gambar di atas ya, perangkat iPhone 4 diperkenalkan pada bulan Juni 2010 (16 GB dan 32 GB warna hitam) lalu dinyakatan discontinue pada Oktober 2011 (kecuali versi 8GB yang masih didukung hingga 2013).

Nah, sekarang apakah wajar jika ada orang yang menjual perangkat iPhone 4 dalam kondisi baru, pada tahun 2015? Saya rasa Anda patut curiga pada barang tersebut..

3. Cek Serial Number dan IMEI iPhone
iPhone rekondisi memanfaatkan perangkat rusak yang sudah ditarik oleh Apple. Jika benar, pastinya Serial Number atau IMEI Number perangkat itu sudah dihapus kan oleh Apple? Nah untuk membuktikan bahwa perangkat yang kalian curigai masuk di dalamnya, ada 2 cara yang dapat Anda lakukan:

Cek Serial Number atau IMEI yang ada di perangkat lewat aplikasi Settings > General > About. Saran saya catat di kertas agar lebih mudah dalam langkah berikutnya.
  • Pertama cek serial number di laman selfslove.apple, masukkan angka SN ke kolom yang tersedia lalu tekan tombol search.
  • Kedua, Anda bisa mengecek IMEI dari perangkat tersebut di berbagai laman cek IMEI. Saya sendiri biasa menggunakan iPhoneimei.info.
Cek Serial Number dan IMEI iPhone

Perangkat rekondisi akan mendapatkan tampilan seperti diatas – tidak terdaftar atau tidak dapat melihat info detail melalui laman pengecekan IMEI. Lantas bagaimana tampilan yang benar? Silahkan cek gambar di bawah untuk contoh perangkat yang terdaftar resmi.
iPhone IMEI

Nah Maka berhati-hatilah dalam membeli device Apple khususnya iPhone. Jangan sampai menyesal karena tawaran harga murah sehingga dapat iPhone rekondisi. Agar teman, keluarga atau kerabat kalian juga dapat berhati-hati.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish