Site and learn your application

Selasa, 01 Desember 2015

Kini WordPress Menggunakan Bahasa Pemrograman JavaScript (Open Source)

Indo Amaterasu
Platform WordPress telah dikenal kalangan blogger sebagai platform terbaik dengan dukungan yang melimpah. Banyaknya plugin yang tersedia di WordPress membuat Wordpress semakin dicintai penggunanya. Meskipun awalnya WordPress dikembangakan untuk blogger namun lama-kelamaan platform ini telah menjelma menjadi platform e-commerce.

Website Universitas, Website Toko Online, dan Website Profesional lainnya banyak yang menggunakan WordPress. Mau bikin toko online tinggal menginstall plugin woocommerce, toko online siap digunakan. Kabar gembira datang dari WordPress dengan merombak bahasa pemrogramnya menggunakan JavaScript.
Kini WordPress Menggunakan Bahasa Pemrograman JavaScript (Open Source)

Platform WordPress dirombak besar-besaran. Kini pondasi seluruh platform itu diubah menggunakan bahasa pemrograman JavaScript dan kode-kode di baliknya dirilis sebagai open source. Automattic, pembuat platform blogging tersebut memiliki sebuah proyek bernama Calypso yang sudah berjalan selama 20 bulan. Proyek inilah yang menjadi cikal-bakal perubahan WordPress.com.

Mereka menggarap Calypso dengan tujuan membuat WordPress.com jadi lebih relevan dengan dunia yang membutuhkan pemrosesan secepat kilat dan perangkat genggam. Sebagaimana dilansir  dari TechCrunch, Kamis (26/11/2015), hasilnya mereka meninggalkan bahasa pemrograman PHP dan MySQL dan membangun ulang seluruhnya dengan JavaScript serta API tertentu.

Dengan modifikasi tersebut, ketika pengguna mengakses alamat web mereka maka server akan mengirimkan sebuah WordPress client yang utuh dan berjalan sepenuhnya di browser pengguna. Ini adalah sebuah Single Page Applications (SPAs), sehingga pengguna tidak menemukan banyak loading ketika berinteraksi dengan antarmuka di web. Begitu juga halnya jika mencoba mengakses web tersebut via perangkat genggam.

Selain perubahan tersebut, Automattic juga merilis kode-kode Calypso sebagai open source. Developer bisa melihat dan memanfaatkannya, asalkan taat pada aturan GNU General Public License version 2. Mereka juga membuat sebuah aplikasi Mac untuk mengakses WordPress.com. Aplikasi ini menawarkan berbagai fitur serupa dengan web, namun dengan sedikit tambahan kecil, misalnya notifikasi. Rencananya mereka juga akan merilis aplikasi serupa untuk Windows dan Linux.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish