Site and learn your application

Kamis, 03 Desember 2015

Puskesmas Gandusari Tidak Ramah, Tidak Mau Memberikan Pengantar BPJS ke RS

Indo Amaterasu
Ide penulisan artikel ini berdasarkan pengalaman pribadi Saya ketika ingin menggunakan BPJS demi keperluan USG. Sebelumnya Saya tertarik sekali dengan BPJS dan berniat untuk daftar. Saya mencari referensi sana-sini ada yang puas dengan layanan BPJS dan ada yang kecewa. Program BPJS sebenarnya bagus, karena iuran perbulan dapat membantu menyembuhkan orang lain yang sedang sakit begitu juga sebaliknya.
Puskesmas Gandusari Tidak Ramah, Tidak Mau Memberikan Pengantar Periska BPJS di RS

Setiap kali mengantar istri USG di RSU Dr. Soedomo Trenggalek, Saya melihat ibu-ibu yang menggunakan BPJS. Istri Saya juga bertanya kepada dokter, Dok bolehkah USG menggunakan BPJS? ya boleh, tinggal puskesmas meberikan rujukan atau tidak. Dalam benak Saya ketika melihat ibu-ibu yang mau USG pada menggunakan BPJS, pasti boleh.

Keesokan harinya Kami pergi ke Puskesmas Gandusari untuk minta pengantar BPJS. Pesyaratan seperti foto kopi KK, KTP, dan kartu BPJS, masing-masing sebanyak 3 lembar telah terpenuhi. Sesampainya di Puskesmas, tanggapan petugas bagian administrasi wajahnya ketuz gak ramah sama sekali. Bukannya dibuat rujukan, malah disuruh pergi ke Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak).

Disana tidak ada bidan dan dokter, yang ada hanya perawat muda yang sedang praktik. Seharusnya mereka ada dikantor, bukan keluyuran. Kemudian Saya menyuruh membuatkan pengantar BPJS untuk USG di RS Trenggalek, lalu mbak-mbak tersebut memanggil dokter dan bidan.

Hati sedikit tenang, pasti dibuatkan ini..! Eh ternyata malah kami diceramahai dan di suruh baca aturan yang dipasang di tembok besar. Isinya kurang lebih seperti ini "Semua Pelayanan Kesehatan Bagi Pengguna BPJS Yang Masih Bisa Ditangani di Sini Tidak Boleh Dirujuk". Lha Saya kan maunya USG di RS dan itu boleh kata dokter RS, kok malah diceramahi kaya orang bego.

Padahal ibu-ibu lain yang mencari pengantar dari puskesmas lain boleh, kenapa di puskesmas Ganudari tidak boleh?? Saya gak habis pikir kenapa bisa gitu. Apalagi salah satu dokternya mengatakan USG itu tidak baik karena sinarnya mampu merusak mata dan pendengaran. Dikira kami orang gak berpendidikan kali... setahu Saya USG itu menggunakan sinyal radio bukan sinar X seperti foto rontgen. Gak percaya?? silahkan googling!! Sinyal radio tersebut diterjemahkan dalam foto 2D, 3D, dan 4D.

Tulisan ini tidak bermaksud menyudutkan tetapi mengkritisi yang sekirnya tidak benar dapat diluruskan, Syukur Alhamdulillah kalau mau berbenah. Tidak semua pegawai puskemas seperti itu yang baik juga ada. Dalam kasuh ini hanya sebagian dari mereka.

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish