Site and learn your application

Senin, 25 April 2016

HaloDoc.apk Aplikasi Untuk Konsultasi Dengan Dokter Gratis Menggunakan Android

Indo Amaterasu
Jasa apa yang kini belum tersamung secara online via aplikasi? Transportasi, retail alias penjualan kebutuhan manusia baik sehari-hari maupun barang khusus, jasa salon hingga tukang pijat, dan banyak lagi. Teknologi online via internet yang bisa digunakan secara mobile telah meringkas seluruh sistem hingga menjadi lebih memudahkan manusia.

Jasa kesehatan, yang meliputi layanan konsultasi dokter, pengantaran obat sampai  cek laboratorium, oleh MHealth Tech, start up yang konsen dengan bidang aplikasi kesehatan ini lanats dikemas dalam sebuah aplikasi bertajuk HaloDoc.

Sebenarnya bukan hal baru, tetapi menjadi istimewa di tengah persoalan layanan kesehatan di Indonesia yang masih simpang-siur. Aplikasi dengan ukuran file 25 MB (untuk Android) ini menjadi penyejuk bagi siapa pun untuk mengakses lebih cepat. HaloDoc membuat ekosistem kesehatan yang meliputi dokter, laboratorium hingga apotek. Tentu saja, rumah sakit tak ditinggalkan, sebab jika diperlukan persuaan dengan dokter di tempat praktek (dalam hal ini rumah sakit), maka layanan ini pun terlibat.

Aplikasi semacam HaloDoc dan ekosistemnya akan semakin besar membentuk satu pelayanan dalam jaringan terpadu yang semakin lengkap, dengan demikian, masyarakatpun semakin cerdas dalam merawat kesehatan sendiri dan keluarganya, ujar dr Daeng Mohammad Faqih, S.H., M.H., KetuaTerpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tak kurang Rudiantara, Menteri Kominfo pun ambil suara. Pemerintah mendorong aplikasi-aplikasi yang berkembang terus. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi dari suatu proses bisnis, ujarnya. Sehingga siapa pun yang terlibat mendapat manfaat, termasuk kesejahteraan bagi dokter sendiri.

MHealth sendiri sudah merilis setidaknya dua aplikasi sebelumnya. Antara lain ApotekAntar dan LinkDokter. HaloDoc menambahkan misi mereka membuat ekosistem kesehatan itu sendiri. Untuk mempersingkat waktu pada saat pengguna aplikasi membutuhkan dokter, HaloDoc membantu pengguna agar cepat tertolong dengan meruntuhkan waktu dan jarak. Oleh karenanya, kami percaya bahwa teknologi mendorong masyarakat untuk mengkinikan diri, belajar beradaptasi agar dapat memanfaatkan teknologi demi kebaikan, ujar Jonathan Sudharta, CEO MHealth Tech.

Dukungan juga muncul dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Institusi regulator ini akan mengawasi apotek yang ambil bagian. Kami dari BPOM menyambut gembira. Ini era teknologi, ucap Dr. Ir. Roy Alexander Sparringa, M.App.Sc, Kepala BPOM.

5 Menu Utama Aplikasi HaloDoc:

1. Directory

Di menu ini berisi daftar dokter yang ikut terlibat di aplikasi. Selain itu pengguna bisa mencari dokter spesialis yang dibutuhkan. Setiap dokter akan dilengkapi dengan profil dan lokasi praktek.

2. Consultations

Setelah itu, jika akan melakukan konsultasi pengguna yang pasien bisa memilih metode, antara lain teks (messenger) maupun video call atau telefoni saja. Tentu saja setiap konsultasi dikenai tarif sesuai dengan yang tertera di aplikasi.

3. ApotekAntar

Di menu ini tersedia berbagai apotek tentu dengan alamat jelas. Setelah dokter memberikan resep, pengguna dapat segera menebus ke apotek yang jadi rujukan.

4. Lab

Penyedia jasa laboratorium juga bisa dipanggil untuk melakukan cek kesehatan. Hasil laboratorium akan dikirimkan ke pasien dan bisa dikirimkan ke dokter melalui chat/messenger.

5. Appointments

Menu ini menawarkan akses untuk janji dengan dokter. Bila dokter meminta untuk melakukan cek fisik atau diagnosa, maka pasien bisa memilih lokasi praktek dokter yang dituju.

Download HaloDoc.apk Aplikasi Untuk Konsultasi Dengan Dokter Gratis Menggunakan Android

0 komentar:

Poskan Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish