Site and learn your application

Haruskah Orang Tua Menjauhkan Anak Dari Internet dan Teknologi

Indo Amaterasu

Perkembangan teknologi dari hari-kehari semakin cepat, bila tidak mengikutinya maka akan ketinggalan informasi dan dikatain gaptek (gagap teknologi). Perbincangan yang selalu menjadi pro dan kontra adalah anak, teknologi, dan internet.

Banyak orang tua yang melarang anaknya bermain gadget, bermain internet, dan gaming. Lalu apakah larangan ini dapat membentuk karakter anak yang baik? mengingat bila dilarang maka mereka akan mencari informasi sendiri dari lingkungan dan keinginan untuk tahu sangatlah besar.


Namun bagi anak yang dekat dengan teknologi mempunyai keuntungan sendiri yaitu dapat mengajarkan temannya yang kurang paham dengan teknologi, dapat meningkatkan kemampuan dalam penguasaan teknologi, dan masih banyak yang lainnya.

Yang ditakutkan orang tua adalah anak tersebut menjadi egois, rasa sosialisme kurang, kurang berinteraksi dengan orang lain, kecanduan, dan lain sebagainya. Bahkan ada artikel yang mengatakan anak bos Google dan Microsoft tidak diperkenalkan komputer, mereka diperkenalkan dengan tanah sebagai arena bermain.

Apakah pernyataan dari artikel tersebut dapat dipercaya? mungkin iya mungkin tidak. Wajarlah di Amaerika bermain di alam terbuka sangat kurang, namun di Indonesia sangat luas. Mau bermain di tanah, di sawah, di laut, di pegunungan juga bisa.

Admin  sendiri mencoba berfikir positif dengan hardirnya teknologi internet dan dianggap suatu alat untuk belajar. Faktanya bila ada yang mengatakan dekat dengan internet menjadi individualis? Coba lihat apa yang dilaukan Mark Zukenberg pendiri Facebook, Lary Page dan Sergey Bean pendiri Google, serta Bill Gates bos Microsoft? Mereka sangat sosialis, membantu orang lain dengan berbagai cara seperti menyumbangkan dananya untuk kegiatan amal, untuk dana pendidikan.

Digital Nativa Tak Bisa Dibentung
Di zaman yang serba canggih ini percuma kita melarang anak untuk dengan teknologi, kalau tidak akan ketinggalan sebagai warga Internasional. Beberapa waktu yang lalu menghadiri BIMTEK di Jakarta yang dihadiri pematri dari Kemdikbud, beliau mengatakan tugas kita sebagai orang tua mendampingi, meluruskan, dan mengarahkan anak, bukan mejauhkan teknologi.

Orang tua Selalu Mengatakan Boleh Dekat Dengan Teknologi Kalau Cukup Umur?
Memang apakah ada patokan berapa umur anak untuk mengenalkan teknologi? nunggu dia SMA tau 17 tahun ke atas? bayangkan saja di luar negeri sana banyak anak di bawah umur 10 tahun bisa membuat aplikasi sendiri, bisa membuat game, membobol scurity Windows, dll. Kalau nunggu umur cukup maka Indonesia tetap ketinggalan seperti saat ini.

Pengenalan Teknologi Sejak Dini Itu Penting
Mustahil mereka yang sukses di dunia teknologi bila tidak kenal dengan teknologi. Bila ada yang mengatakan Apakah Mark Zukenberg dan Bill Gates waktu kecil main gadget? main komputer? tentu tidak. Beda zamannya, dulu belum ada produk sehingga mereka membuatnya sendiri berdasarkan ketertarikan akan teknologi.

# Cara Megarahkan dan Membimbing Anak Untuk Dekat Dengan Teknologi

1. Beri Kebebasan dan Batasan
Ketika anak mulai tertarik bermain gadget, komputer, biarkan saja. Tanpa kita mengajarkannya si anak akan belajar dengan sendirinya, disaat itulah orang tua memandu anak cara menggunakan teknologi.

Rasa penasaran anak sebagai modal awal yang bagus untuk belajar. Pada fase inilah anak cepat menangkap apa yang diajarkan orang tua berdasarkan ketertarikan. Namun orang tua juga perlu membantasi, misalnya bermain yang kelewatan lama dan browsing yang mengarah ke situs dewasa.

2. Beri Kepercayaan
Bila Anda tidak percaya dengan anak maka akan berbuat semaunya sendiri. Oleh karena itu memberikan kepercayaan kepada anak disertai penanaman tanggung jawab akan mendidik anak lebih bertanggung jawab. Tanpa diingatkankan mereka tidak akan menyalah gunakan teknologi.

3. Buat Jadwal Kapan Waktunya Belajar, Bermain Dengan Lingkungan, dan Sekolah
Bermain komputer kapan saja boleh asalkan tidak lupa belajar. Bila waktunya belajar laranglah si anak bermain komputer, namun bila yang dipelajari jawabannya tidak ada yang dibuku bimbinglah untuk mencari informasi di internet dan pandu untuk menyimpulkan jawabannya.

Ketika anak bermain gadget jangan lupa untuk mengajaknya bermain dengan teman sebaya. Hal ini untuk menanamkan sikap sosialisme pada sesama. Bila waktunya sekolah laranglah si anak membawa hape dan laptop kecuali untuk pelajaran tertentu yang menggunakan alat tersebut.

0 comments:

Post a Comment

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish

 

Recent Post

Tips Komputer

AdSense

Xiaomi