Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kapan Waktu Yang Tepat Ngecharge Hape

Ngecharge atau ngeces baterai hape merupakan ritual yang wajib dilakukan oleh pemilikik hape. Kalau Anda telat tidak ngecharge pasti hape mati secara mendadak dan atau layarnya menjadi blank. Mau berpergian ke kantor, jalan-jalan, dan atau ngopi pasti menyempatkan diri unduk ngecharge hapenya.

Sebenarnya Anda bisa ngecharge baterai hape/ smartphone semau Anda sendiri. Nunggu dalam kondisi kritis, setengah, atau masih 80% juga bisa dilakukan. Yang menjadi pertanyaan, Apakah waktu ngecharge hape yang kita lakukan saat ini sudah benar?? atau jangan-jangan memang sudah benar?? untuk menjawabnya silahkan simak penjelasannya berikut ini.

Baterai lithium-ion tak selalu cepat menyerap daya saat diisi. Ada kondisi tertentu yang memungkinkan listrik bisa lekas tersimpan, tepatnya ketika baterai sudah hampir kosong saat mulai diisi kembali. Setidaknya itulah yang disebutkan oleh seorang teknisi bernama Mark Carlson dari Motorola.

Secara umum, sebuah baterai bisa menerima charging rate yang lebih tinggi saat sisa kapasitas dayanya sudah rendah, ketimbang masih tinggi, ujar Carlson sebagaimana dirangkum dari Forbes, Senin (28/3/2016). Jadi, baterai yang sisanya tinggal 10 persen biasanya bisa lebih cepat diisi ketimbang saat sisa dayanya masih 50 persen, imbuh dia.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Jawabannya sederhana saja. Baterai lithium-ion pada gadget modern dibekali mekanisme perlindungan terhadap overcharge alias kelebihan pengisian. Mekanisme ini diterapkan dengan cara memperlambat kecepatan charging saat kapasitas yang terisi sudah melewati batas-batas tertentu supaya pengisian daya bisa lebih mudah dihentikan ketika baterai sudah menjelang penuh.

Biasanya, fenomena di atas bisa diamati ketika baterai sudah hampir full. Ketika kapasitas sudah berada di kisaran 90 persen, penambahan persentase bakal berlangsung lebih lambat ketimbang sebelumnya. Tentu, kecepatan pengisian baterai bergantung pula pada faktor-faktor lain, seperti jenis smartphone dan kemampuan charger yang dipakai.

Sebuah ponsel dengan kapabilitas quick charge, misalnya, bakal kesulitan mengisi baterai dengan cepat apabila dipasangkan dengan charger yang tidak mendukung fitur serupa. Jadi, meskipun pengisian bisa lebih cepat saat sisa kapasitas baterai tinggal sedikit, hardware dan software di dalam sistem charging perlu mendukung juga, kata Carlson.

Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas waktu yang tepat ngecharge hape/ ngeces hape adalah ketika baterai device Anda tinggal 10%, dalam kondisi tersebut baterai akan cepat terisi ketimbang masih 80%.