Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Aturan Pakai Masker Perlu Direvisi dan Dipahami Beberapa Pihak

Operasi Masker

 Kata bpk Menkes dan beberapa ahli kesehatan, masker hanya untuk orang sakit supaya tidak menular melalui mulut sedangakn orang sehat pakai masker malah bisa sakit karena sirkulasi udaranya buruk. Udara yang keluar bisa masuk lagi terhalang oleh masker.

Beberapa hari yang lalu Saya berangkat kerja sengaja nggak pakai masker, tapi bawa 2 masker di dalam tas. Alasan Saya nggak pakai masker karena pakek helm full face, bayangkan saja rasanya pakai masker + helm full face... nggak bisa nafas pak... sumpek rasanya.

Alhasil Saya diberhentikan dalam operasi masker/ yustisi. Lho pak... kenapa diberhentikan? Saya bawa masker, Saya emang nggak pakek masker ketika naik motor karena pake helm full face. Kalau bapak nggak percaya silahkan pakek helm Saya sambil pakai masker.

Pol PP, Polisi, dan TNI yang ada di sana tetap bersikukuh bawa "aturannya keluar rumah ya pakai masker"

Saya juga pakai masker, memang ketika naik motor nggak pakek karena sumpek bersamaan helm full face. Aturan keluar rumah harus pakai masker memang bias, bisa menjerat siapapun juga. 

Dalam operasi tersebut ada pak Kasat, Saya mengusulkan untuk direvisi lagi khusus pemakai helm full face dan kata beliau ya nanti dipertimbangkan.

Saya sebagai warga negara juga sadar diri kok, tanpa disuruh pakai masker juga pakek makanya di dalam tas selalu ada masker. Namun dalam kondisi tertentu yang memungkinkan untuk tidak pakai masker dengan alasan logis saya tidak pakek.

Sama seperti pelanggar aturan lainnya dimana yang tidak pakek masker disuruh menghafal Pancasila atau lagu-lagu nasional. Dalam operasi ini masyarakat masih diingatkan, katanya nanti bakal didenda kalau sosialiasi pakek masker telah berlaku.

Post a Comment for "Aturan Pakai Masker Perlu Direvisi dan Dipahami Beberapa Pihak"